Nongkrong Kreatif di Jakarta Creative Hub

Posted by
KIOS BABE – Tempat ini dibuka pada tahun 2017 lalu, salah satu tempat yang wajib dikunjungi untuk kalian sahabat Babe! Kenapa?

Tempat Mengembangkan Ide-Ide Kreatif

IMG_20170330_110546_ydon31

Salah satu ruang kelas di JCH yang dapat digunakan untuk pelatihan atau lokakarya.

JCH merupakan wadah khusus bagi masyarakat Jakarta untuk belajar dan mengembangkan bakat di bidang industri kreatif. Ada 3 ruang kelas berkapasitas 80 orang (Classroom A) dan 50 orang (Classroom B dan C), yang bisa dipakai untuk mengikuti pelatihan atau lokakarya gratis di sini. Cara ikutan pelatihan atau lokakarya cukup dengan mendaftar sebagai anggota JCH (harus punya KTP DKI). Hasil karyamu mungkin saja dipajang di lobi utama. Bahkan, jika karyamu bagus, kamu bisa menjualnya di sini.

Waktu Wego berkunjung sedang ada pameran “Sejauh Mata Memandang” yaitu pameran kain batik karya Citra Subyakto yang dua di antaranya adalah karya dari ibu-ibu Rusun Marunda.

Pameran hasil karya yang dibuat di JCH.

Pameran hasil karya yang dibuat di JCH.

 

Ruang Maker Space.

Maker Space

Pusat kreativitas ini memang tidak begitu besar tapi tata ruangnya sangat efisien dengan desain minimalis yang modern. Ketika masuk, di sebelah kiri lobi terdapat ruang-ruang besar yang digunakan sebagai Maker Space. Maker Space sendiri terbagi tiga area; textile & leather area, woodworking area, dan digital area. Karena berisi mesin-mesin mahal dan berbahaya, untuk bisa masuk ke area ini pengunjung harus menjadi rekanan JCH lebih dulu. Caranya bisa dengan melampirkan fotokopi KTP, biodata dan portofolio ke email admin@jakartacreativehub.com. Kalau sudah, kamu akan diajari menggunakan alat-alat produksi yang tersedia di Maker Space seperti mesin 3D printing, mesin jahit, mesin bubut, serta beberapa komputer.

Sedang ada pelatihan membuat rok yang diikuti oleh ibu-ibu Rusun Pesakih.

Pelatihan membuat rok yang diikuti oleh ibu-ibu Rusun Pesakih.

Pendirian JCH dan penyediaan fasilitas tersebut bertujuan untuk para anak muda yang memiliki ide kreatif tetapi tidak punya alat pendukung yang mumpuni. Jadi, sekarang anak muda Jakarta yang punya ide kreatif bisa mengandalkan JCH untuk membuat prototipe karyanya. JCH pun berencana akan membantu pemuda kreatif Jakarta untuk memasarkan karya-karyanya, lho.

Kantor Bersama Pengrajin dan Seniman Jakarta

 

Co-Office, kantor subsidi yang disediakan di JCH.

Co-Office, kantor subsidi yang disediakan di JCH.

Kalau berjalan ke kanan dari pintu masuk JCH, kamu akan menemukan Co-Office atau kantor bersama yang sengaja disediakan untuk startup di Jakarta. Karena JCH ini pusat kreativitas, maka startup yang mau menyewa kantor di sini haruslah usaha yang berkaitan dengan industri kreatif, khususnya desain, fashion, dan kerajinan tangan. Terdapat 12 unit kantor yang hanya berukuran 3×6 meter dan di bagi di dua lorong berbeda.

Melihat unit kantor di JCH saat JCH Facility Tour.

Melihat unit kantor di JCH saat JCH Facility Tour.

Co-Office efektif beroperasi mulai April 2017 dan para penyewa bisa menggunakan semua fasilitias yang ada di JCH termasuk alat yang ada di Maker Space. Tentunya dengan pengawasan dan pelatihan lebih dulu. Enaknya lagi, co-working space ini tidak berbayar alias gratis untuk enam bulan ke depan! Kalau sudah lewat enam bulan, biaya penyewaannya pun akan disubsidi oleh Pemerintah Jakarta jadi nggak begitu mahal. Sekedar info tambahan, yang bisa menyewa kantor di sini hanya yang memiliki KTP DKI dan perusahaan yang sudah berjalan minimal 6 bulan, ya.

Tempat Nongkrong dan Belajar yang Asyik

 

Area perpustakaan untuk duduk dan membaca buku.

Area perpustakaan untuk duduk dan membaca buku.

Tiap hari kerja, mulai pukul 10 pagi hingga 5 sore, JCH ini bisa dikunjungi siapa saja termasuk kamu yang berasal dari luar Jakarta–kecuali area Maker Space dan Co-Office. Kalau ke sini enaknya ngapain? Baca buku di perpustakaannya juga seru, meskipun koleksinya masih sangat terbatas tapi cukup nyaman dengan area membaca yang bertingkat. Kamu juga bisa duduk-duduk di coffee shop-nya (jika sudah efektif beroperasi bulan April ini) sambil melihat pameran kecil yang ada di lobi utama hasil karya para seniman ataupun masyarakat DKI Jakarta.

 

Koleksi buku di perpustakaan JCH.

Koleksi buku di perpustakaan JCH.

Gimana sahabat Babe? Sudah menyempatkan diri datang ke sini belum? Pantau terus media sosial Jakarta Creative Hub supaya bisa ikut pelatihan dan kegiatan seru yang diadakan di sini ya.

Sumber referensi : https://www.wego.co.id/

Previous reading
Tempat Nongkrong Penggemar Kpop di Jakarta
Next reading
Tips Memilih Warna Baju Sesuai Acara